Di Sekolah Rimba Indonesia, Cilengkrang, pelajaran pertama hari itu sering tidak dimulai di kelas. Setiap anak punya satu petak kebun, dan setiap pagi petak itu dirawat: disiram, dibersihkan, ditunggu tumbuhnya.
Sayur atau buah yang tumbuh di sana tidak dijual. Anak-anak membawanya pulang sebagai hadiah untuk orang tua. Kebiasaan kecil ini menyambungkan sekolah dengan rumah: orang tua melihat langsung apa yang dipelajari anaknya, dalam bentuk yang bisa dimasak.
#Belajar dari siklus
Kurikulum Sekolah Rimba disusun mengikuti siklus alam: musim, waktu, cuaca. Kelasnya pun dinamai dari alam; kelas satu disebut "akar". Di luar kebun, siswa belajar beternak, memelihara ikan, sampai mengolah biogas.
Kebun-kebun ini bagian dari Proyek Lingkungan Pesan Trend, yang sebagian biayanya ditopang Sedekah Subuh. Jadi ketika seseorang bersedekah setiap subuh, sebagian ikut tumbuh di petak-petak kecil itu.
