Menurut data Kementerian Pertanian, hanya 2% petani di Indonesia yang berusia di bawah 35 tahun. Program Ksatria Pangan hadir untuk mengenalkan dunia pertanian kepada generasi muda. Pada Desember 2024, 3.000 bibit sayur ditanam, 100 kg jagung organik dipanen, dan 30 karung arang sekam diproduksi.
Hasil panen tidak berhenti di ladang. Jagung organik diolah menjadi tepung, dan dibuat pula beberapa minuman probiotik. Dari lahan sekitar 1 hektare, panen sorgum, jagung, dan sayuran kini mencukupi kebutuhan santri sekaligus menambah pemasukan pesantren, dengan melibatkan warga sekitar.
