Sumur dan MCK untuk pesantren di pulau terluar Sumenep

Pondok Pesantren Darul Musyawirien adalah pesantren sederhana di Dusun Tanjung Pagar, Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Sumenep. Wilayah ini termasuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang masih kekurangan listrik dan air bersih. Para santri kesulitan mendapatkan air, bahkan harus menumpang di sumur milik warga.

Pada 11–20 Oktober 2025, dibangun sumur sedalam 6 meter dan fasilitas MCK untuk sekitar 300 santri dan 50 KK warga sekitar. Pimpinan pondok menyampaikan bahwa sumur itu sudah dipergunakan dan sangat bermanfaat bagi santri.

Data impor belum verifikasi ulang.

Tanggal kegiatan: 11–20 Oktober 2025 · Status pada sumber: final

Angka dalam artikel sumber

Statistik historis prototype, bukan KPI baru dan belum diverifikasi ulang.

  • ±300 santri
  • 50 KK warga
  • 1 sumur + MCK

Agregasi aksi terkait

KPI hanya menghitung aksi disetujui dan layak agregasi; rencana tidak termasuk. Akumulasi jiwa dan KK bukan penerima unik; keduanya tidak dikonversi atau dijumlahkan.

0Aksi nonrencana
0Lokasi terjangkau
0Akumulasi jiwa
0Akumulasi KK
0Liter air
0Porsi makanan