100 mukena dan 99 sarung untuk mushala, griya lansia, dan panti asuhan di Papua
Alat shalat sampai ke kampung-kampung terpencil, dari Mushola Baitun’nur sampai Komplek Kokoda.
- mukena
- 100
- sarung
- 99
Raheela Project
Catatan penyaluran dan dampak yang dapat diperiksa dari setiap kerja bersama.
Alat shalat sampai ke kampung-kampung terpencil, dari Mushola Baitun’nur sampai Komplek Kokoda.
Penyaluran air terbesar dalam satu hari, ditambah 300 pack roti hangat di Falastin Camp.
Seleksi ketat untuk kursi beasiswa penuh. Kini total 99 siswa SRI belajar dengan dukungan Sedekah Subuh.
Jamaah yang datang dari jauh untuk qiyamul lail dan i’tikaf tak perlu repot mencari makanan.
Selain hadiah alat shalat, anak-anak menonton film, bernyanyi, belajar wudhu, dan membaca bersama.
Suhu musim dingin di Gaza bisa turun di bawah 5°C. Bagi pengungsi di tenda darurat, selimut menjadi pelindung utama.
80.000 liter air bersih tersalurkan ke wilayah utara Gaza.
"Sebelumnya kami kesusahan cari air, terutama saat musim kemarau. Jadi terpaksa harus ambil air di sungai yang jaraknya 1 km."
70.000 liter air bersih · Sheikh Radwan, Al Karama, Al Naser
25.000 liter air bersih · Gaza City
82.000 liter (13 truk) · Gaza City
49.200 liter air bersih ke enam titik, serta 700 porsi ifthar di Beit Lahia dan Sheikh Radwan.
Lebih dari 400 rumah rusak, listrik padam, dan jalan terputus. Air minum kemasan menjadi kebutuhan paling mendesak.
Ramadhan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan saat menerima, tetapi saat hati lapang untuk memberi.
Dulu, hujan berarti air masuk dan menggenangi ruang belajar. Kini 129 m² ruang belajar sudah tertutup atap yang layak.
Longsor 24 Januari 2026 mengganggu kebutuhan dasar warga. Bantuan datang dalam dua tahap, lengkap dengan rincian dananya.
15 paket sembako dari kawasan Pesan Trend
Dengan bahasa isyarat dan media visual, anak-anak menyentuh tanah, menanam, dan memanen.
Tiga minggu setelah gempa 15 Agustus 2026, tim membuka dapur umum dan menyalurkan air bersih di lima kampung.
Pelatihan digital marketing di Masjid Pemuda Raheela
Setelah sumur-sumur dibom, kesulitan air bersih memicu penyakit. Dua penyaluran besar sampai ke Al Mawasi, Rafah, dan Khan Younis.
Daging 72 kg, nugget 36 kg, zamzam 36 galon, kurma 18 dus
Daging 188 kg, nugget 94 kg, sarden 47 dus, mie 47 dus
Bahan pangan bergizi untuk santri penghafal Al-Qur’an yatim dan dhuafa di Bogor.
Ramadhan Series 2026 dibuka dengan berbuka bersama jamaah di Masjid Pemuda Raheela dan Masjid Al-Lathiif.
Bukan hanya perlengkapan ibadah, tetapi juga kebahagiaan dan perhatian di bulan Ramadhan.
Bersama Ruang Eskalasi Papua, 200 porsi makanan dibagikan, disertai belajar dan bermain bersama.
Seratus porsi dimasak bersama sejak pagi, sebagian dari hasil panen kawasan Pesan Trend.
Lima Jumat berturut-turut, masjid menjadi ruang yang hangat, ramah, dan mempererat ukhuwah.
Ruang bawah masjid seluas ±250 m² diubah menjadi ruang serbaguna, dan jalan berlumpur menuju asrama diperbaiki.
Satu ruang kelas dari kayu lokal dan bambu kini dipakai 16 siswa baru setiap hari.
Hanya 2% petani Indonesia berusia di bawah 35 tahun. Di Pesan Trend, 20 santri dilatih menjadi Ksatria Pangan.
Lahan 2.500 m² diolah, 12.000 lubang tanam dipupuk, 30 pohon cabai, 25 anak ayam
Lewat riset dan pendekatan sosial, tim mendampingi anak jalanan dan menyalurkan sembako serta kebutuhan harian.
Anak-anak kelas 6 bertemu langsung peneliti dan melihat alat-alat penelitian yang sebelumnya belum pernah mereka kenal.
300 paket nasi box untuk keluarga nelayan dan buruh harian di Desa Rumah Tiga.
Kerupuk Pak Koko dan chicken crispy Bu Novi diborong habis, lalu dibagikan kepada pejuang nafkah dan warga sekitar.
Enam siswa 20Mind mendampingi tujuh adik asuh secara rutin.
Banjir menutup sumur dengan lumpur dan merusak perlengkapan masjid. Kini ibadah berjamaah dan pengajian bisa berjalan lagi.
Setelah vakum beberapa bulan, majelis ilmu warga Desa Cilengkrang kembali berjalan.
Mukena, sarung, dan baju koko baru sebagai hadiah menyambut Hari Raya.
Di momen Idul Adha, setiap pondok penerima juga mendapat satu ekor domba qurban.
Semua pondok penerima adalah pesantren penghafal Al-Qur’an yang menampung santri yatim dan dhuafa secara gratis.
Daging, sarden, nugget, susu, dan mi telur untuk para penghafal Al-Qur’an yatim dan dhuafa.
80.000 liter air bersih untuk para pengungsi di Al Ansar dan Al Sabra.
Lebih dari 90% infrastruktur hancur. Anak-anak hanya mendapat 1–2 liter air per hari.
Dari Al Shifa sampai Jabalia Al Balad, 80.000 liter air bersih menjangkau 5.000 jiwa.
80.000 liter air bersih tersalurkan ke 16 titik dan menjangkau 5.000 jiwa.
Musim dingin, tenda darurat, dan air yang tak layak minum. Air bersih sampai ke Al Remal dan North Atofah.
Al Jundi Al Mahjoul, Al Zahra’a, Palestine Camp, dan Al-Buraq: 2.500 jiwa mendapat air bersih.
Gaza City hancur hingga 80–90%. Banyak anak hanya mendapat 1,5–2 liter air per hari, jauh di bawah standar minimum 15 liter.
Menurut UNICEF, anak-anak di Gaza hanya mendapat 1,5–2 liter air per hari dalam keadaan darurat.
Sekitar 90 siswa kelas 1 sampai 6 merayakan HUT ke-81 RI lewat enam perlombaan sederhana.
322 paket snack + 324 botol air
Drama, stand-up comedy, paduan suara, monolog, sampai spoken word poetry: hasil belajar yang dipentaskan.
262 mukena dan 250 sarung sampai ke delapan titik, termasuk warga korban kebakaran di Jalan Misool.
Penyaluran berdasarkan asesmen lapangan: banyak santri belum punya sarung layak dan alas tidur yang memadai.
Dari 111 pendaftar, melalui seleksi administrasi, screening, dan trial class, terpilih 8 anak laki-laki dan 8 anak perempuan.
8 paket beras 5 kg + 15 paket makanan · Gedebage & Terusan Jakarta
Tiga Jumat berturut-turut, makanan hangat untuk jamaah dan warga pra-sejahtera. Dari sini lahir program pemberdayaan.
Di sela membagikan makanan, tim bertemu seorang anak yang bekerja sebagai pemulung dan hidup sendiri setelah kehilangan ibunya.
Setiap Jumat, 200 porsi disajikan untuk jamaah, ojol, pekerja, dan pengguna jalan.
Setiap pekan 200–250 porsi disajikan prasmanan, dan hampir selalu habis dalam waktu singkat.
Setiap kelas punya tugas: membagikan sembako, membawa makanan sehat ke pesantren tuna netra, sampai membantu memperbaiki rumah warga.
Satu sumur bor kini mengalirkan air bersih bagi 77 santri dan 30 keluarga di sekitarnya.
Sumur bor baru · Desa Cibiuk Kaler
Banjir merusak konstruksi sumur lama hingga airnya tak layak dipakai. Kini 98 jiwa kembali punya air bersih.
Pulau Pagerungan Kecil termasuk wilayah 3T. Santri dulu harus menumpang di sumur milik warga.
Sumur dangkal 8 meter yang selama ini dipakai sudah kering. Santri dan warga harus mengambil air dari kali.
"Sebelum punya sumur, kita sering pakai sumur mushola. Kalau tidak kebagian, santri pergi ke kali."
Sumur dangkal 4 meter yang kering saat kemarau diganti sumur bor 45 meter untuk 70 santri dan 100 KK.