Sumur kedua: air kembali mengalir di Roudotussolihin

Pondok Pesantren Roudotussolihin adalah pesantren kecil di Kampung Sasakan, Desa Banyu Wangi, Cigudeg, Kabupaten Bogor, dengan sekitar 45 santri. Sumur dangkal sedalam 8 meter yang selama ini dipakai sudah kering. Akibatnya santri dan warga harus mengambil air dari kali atau meminta ke tetangga, yang juga kekeringan saat kemarau.

Pada 14–19 Agustus 2025, Raheela Project membangun sumur bor sedalam 40 meter. Kini santri dan sekitar 100 KK warga tak perlu khawatir kekeringan lagi, dan kegiatan sehari-hari pesantren tidak terganggu.

Data impor belum verifikasi ulang.

Tanggal kegiatan: 14–19 Agustus 2025 · Status pada sumber: final

Angka dalam artikel sumber

Statistik historis prototype, bukan KPI baru dan belum diverifikasi ulang.

  • 45 santri
  • 100 KK warga
  • 40 m kedalaman sumur

Agregasi aksi terkait

KPI hanya menghitung aksi disetujui dan layak agregasi; rencana tidak termasuk. Akumulasi jiwa dan KK bukan penerima unik; keduanya tidak dikonversi atau dijumlahkan.

0Aksi nonrencana
0Lokasi terjangkau
0Akumulasi jiwa
0Akumulasi KK
0Liter air
0Porsi makanan