Sumur pertama: “Sekarang airnya deras”

Di pelosok Lebak, Banten, Pesantren Al-Huda Mubarok berdiri sederhana dan jauh dari akses fasilitas layak. Sumber airnya hanya sedalam sekitar 4 meter dan sering kering saat kemarau, sehingga santri harus antre lama demi seember air untuk wudhu, mandi, mencuci, dan memasak.

Pada 18–23 Juni 2025, Raheela Project bersama barisan Sedekah Subuh membangun sumur bor sedalam 45 meter, sumur pertama gerakan ini. Kini airnya mengalir deras untuk 70 santri dan 100 KK warga. Seorang santri berusia enam tahun berkata: "Alhamdulillah, sekarang airnya deras. Nggak takut lagi kehabisan air kalau musim panas tiba." Ke depan, air sumur ini juga dikelola untuk mendukung kemandirian ekonomi pesantren.

Data impor belum verifikasi ulang.

Tanggal kegiatan: 18–23 Juni 2025 · Status pada sumber: final

Angka dalam artikel sumber

Statistik historis prototype, bukan KPI baru dan belum diverifikasi ulang.

  • 70 santri
  • 100 KK warga
  • 45 m kedalaman sumur

Agregasi aksi terkait

KPI hanya menghitung aksi disetujui dan layak agregasi; rencana tidak termasuk. Akumulasi jiwa dan KK bukan penerima unik; keduanya tidak dikonversi atau dijumlahkan.

0Aksi nonrencana
0Lokasi terjangkau
0Akumulasi jiwa
0Akumulasi KK
0Liter air
0Porsi makanan