Ketika masjid tak lagi muat
Sekitar 2008, Ustadz Hanan Attaki mulai mengisi kajian di Masjid Al-Latief, Bandung. Pesertanya sekitar lima puluh orang. Lambat laun yang datang semakin beragam: anak motor, skater, komunitas punk, dan mereka yang sebelumnya jarang ke masjid.
Kajian itu tumbuh menjadi Pemuda Hijrah. Di acara-acara tertentu, ribuan sampai puluhan ribu anak muda datang, dan Masjid Al-Latief tak lagi muat. Kegiatan berpindah dari masjid ke masjid.
Sebuah ruang untuk pemuda
Dari situ lahir Pesan Trend di Cilengkrang, kaki Gunung Manglayang: bukan pesantren biasa, melainkan area belajar pemuda. Kelasnya saung bambu, bangunannya sebisa mungkin tanpa beton. Lalu berdiri Sekolah Rimba Indonesia (2021), 20Mind, dan pada Maret 2024 Masjid Pemuda Raheela diresmikan.
Kawasan ini sekarang menjadi basecamp Raheela Project. Dari sini relawan, dana, dan cara kerja gerakan berangkat ke sembilan belas wilayah, sampai ke Gaza.