Penyaluran air ke-17 dan ke-18: 160.000 liter untuk 10.000 jiwa
Infrastruktur air dan sanitasi Gaza rusak hampir total. Bahkan sebelum perang, 97% air di sana sudah tidak layak minum. Kini krisis air menjadi ancaman kesehatan paling mendesak, memicu diare, dehidrasi, dan infeksi pencernaan.
Pada 11–12 Maret 2026, tim menyalurkan 80.000 liter untuk 5.000 jiwa di Shojaia dan Saftawy, Gaza Utara. Pada 5–7 April 2026, 80.000 liter lagi sampai ke 8 titik di Gaza City, antara lain Sheikh Radwan, Beach Camp, Al-Tawam, Al-Maqousi, dan Al-Karama. Salah satu warga berpesan: "Kami berterima kasih kepada Raheela Project dan donatur atas air bersihnya, semoga Allah memberkahi kalian."