Menghidupkan kembali tiga masjid dan balai pengajian di Aceh Tamiang

Banjir di Aceh merusak banyak fasilitas ibadah: sumur tertutup lumpur, air keruh, dan perlengkapan masjid tak lagi layak. Pada 28 dan 30 Januari 2026, Raheela Project menyalurkan bantuan rehabilitasi ke lokasi yang cukup terisolasi di Kabupaten Aceh Tamiang, yaitu Kecamatan Sekerak, Desa Kota Lintang, dan Kecamatan Rantau.

Masjid Al-Ikhlas mendapat sumur bor sedalam 60–70 meter, 30 meja lipat untuk mengaji, 6 gulung karpet, dan 4 kipas dinding, bermanfaat untuk 182 KK. Masjid Nurul Amin di Kecamatan Rantau menerima 3 gulung karpet dan mesin pompa air. Balai Raudhatul Islamiyah di Desa Kota Lintang menerima tikar, speaker dan mikrofon, 35 mushaf Al-Qur’an, 11 lampu LED, dan 3 kipas angin untuk 150 santri dan warga.

Data impor belum verifikasi ulang.

Tanggal kegiatan: 28 & 30 Januari 2026 · Status pada sumber: final

Angka dalam artikel sumber

Statistik historis prototype, bukan KPI baru dan belum diverifikasi ulang.

  • 3 masjid & balai
  • 182 KK (Masjid Al-Ikhlas)
  • 150 santri & warga
  • 60–70 m sumur bor baru

Agregasi aksi terkait

KPI hanya menghitung aksi disetujui dan layak agregasi; rencana tidak termasuk. Akumulasi jiwa dan KK bukan penerima unik; keduanya tidak dikonversi atau dijumlahkan.

0Aksi nonrencana
0Lokasi terjangkau
0Akumulasi jiwa
0Akumulasi KK
0Liter air
0Porsi makanan