Air bersih untuk santri, guru, dan warga Sirojul Atfal

Pondok Pesantren Sirojul Atfal di Wanasalam, Lebak, menjadi tempat belajar Al-Qur’an bagi 40 santri. Namun pesantren masih bergantung pada sumur warga yang kerap kekurangan air saat kemarau. Wilayah ini juga termasuk berkemiskinan tinggi, sehingga warga tak mampu membangun sumber air sendiri.

Pada 18–30 April 2026, Raheela Project bersama barisan Sedekah Subuh membangun sumur bor sedalam 40 meter secara bertahap. Kini airnya jernih dan deras, tidak hanya untuk santri dan pengajar, tetapi juga sekitar 95 keluarga di sekitar pesantren. Ustadz Subkhi menuturkan, dulu mereka harus mengambil air ke sungai yang jaraknya satu kilometer.

Data impor belum verifikasi ulang.

Tanggal kegiatan: 18–30 April 2026 · Status pada sumber: final

Angka dalam artikel sumber

Statistik historis prototype, bukan KPI baru dan belum diverifikasi ulang.

  • 40 santri
  • 95 KK warga sekitar
  • 40 m kedalaman sumur

Agregasi aksi terkait

KPI hanya menghitung aksi disetujui dan layak agregasi; rencana tidak termasuk. Akumulasi jiwa dan KK bukan penerima unik; keduanya tidak dikonversi atau dijumlahkan.

0Aksi nonrencana
0Lokasi terjangkau
0Akumulasi jiwa
0Akumulasi KK
0Liter air
0Porsi makanan